DETIK86.COM PEKANBARU – Menghadapi dinamika penyampaian pendapat di muka umum yang kian beragam, Polresta Pekanbaru mengambil langkah proaktif dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Puslitbang Mabes Polri. Pertemuan strategis ini berlangsung hangat di Aula Zapin Polresta Pekanbaru, Selasa (03/03/2026).
Mengusung tema besar mengenai peran Polri dalam penanganan unjuk rasa (Unras), diskusi ini bertujuan menyelaraskan pengamanan lapangan dengan menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Riau.
Dalam arahannya, Kapolresta Pekanbaru menekankan bahwa setiap personel harus mampu menyeimbangkan ketegasan aturan dengan pendekatan yang lembut.
”Kegiatan ini adalah momentum krusial bagi kita semua. Tujuannya satu: memperkuat profesionalisme personel agar saat di lapangan, penanganan aksi unjuk rasa dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujar Kapolresta di hadapan para pejabat utama.
Tim Peneliti Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Tonny Kurniawan, S.I.K., turut membedah berbagai aspek teknis, mulai dari pola komunikasi massa hingga penerapan prinsip legalitas dan proporsionalitas. Penekanan utama diberikan pada penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai pilar utama pelayanan Polri.
Diskusi yang diikuti oleh Wakapolresta hingga para Kasat ini berjalan interaktif. Fokusnya jelas: memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa harus mengorbankan ketertiban umum.
”Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Masyarakat berhak bersuara, dan kami bertugas memastikan proses tersebut berjalan aman tanpa mencederai situasi kondusif yang sudah terjaga di Pekanbaru,” tutup Kapolresta.
Hadi

Leave a Reply