DETIK86.COM PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar mulai menunjukkan hasil kerja nyata dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Senin (5/5/2026).

Sejumlah program prioritas dinilai berhasil menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperbaiki tata kelola kota secara bertahap.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar wacana,” ujar Agung dalam keterangannya.
Ia menegaskan, arah pembangunan Pekanbaru kini difokuskan pada pelayanan publik yang lebih dekat, lingkungan yang tertata, serta penguatan daya saing daerah.
Dalam implementasinya, berbagai kebijakan langsung menyentuh kehidupan warga. Mulai dari penurunan tarif parkir, penanganan sampah melalui Gerakan Serbu Sampah hingga pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah di seluruh kelurahan.

“Kami tidak hanya mengajak masyarakat menjaga kebersihan, tetapi juga menindak tegas pelanggaran seperti pembuangan sampah ilegal,” tegasnya.
Selain itu, penertiban ratusan tiang reklame, kehadiran Mobil AMAN untuk layanan administrasi kependudukan, hingga pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan publik dan keamanan warga.
Dalam sektor infrastruktur, pemerintah kota mencatat capaian signifikan.
Lebih dari 42 kilometer jalan telah diperbaiki, puluhan halte diremajakan, serta pemasangan lampu penerangan dan fasilitas wifi gratis di sejumlah titik kota.
“Perbaikan infrastruktur ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Agung.
Penanganan banjir juga menjadi perhatian serius dengan normalisasi sungai sepanjang puluhan kilometer serta pembenahan drainase di berbagai titik rawan.
Di bidang lingkungan, program penanaman 15 ribu pohon serta pengembangan proyek waste to energy (WTE) menjadi langkah strategis menuju konsep Pekanbaru sebagai kota hijau berkelanjutan.
Sementara itu, sektor pendidikan dan sosial turut diperkuat melalui program beasiswa dari jenjang S1 hingga S3, serta gerakan Zero Putus Sekolah yang berhasil menjangkau ribuan anak.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Pekanbaru yang kehilangan akses pendidikan,” ujarnya.
Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui pemenuhan layanan PAUD di setiap kelurahan, pelatihan kader posyandu, hingga program kesehatan gratis dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan.
Tak hanya itu, pemerintah kota juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui bazar pangan murah, pemberdayaan UMKM, serta program Rp100 juta per RW.
Dari sisi tata kelola, Pemko Pekanbaru berhasil melunasi utang daerah ratusan miliar rupiah serta mempercepat layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang kini dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Perbaikan tata kelola ini menjadi fondasi penting agar pembangunan ke depan lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Atas berbagai capaian tersebut, Agung Nugroho juga menerima penghargaan tingkat nasional atas kinerja pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.
Ke depan, Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan transformasi pembangunan menuju kota yang bersih, sehat, dan berdaya saing.
“Ini baru langkah awal. Kami akan terus bekerja agar Pekanbaru semakin maju dan masyarakat benar-benar merasakan perubahan,” tutup Agung. Advertorial

Leave a Reply